Sabtu, 21 Februari 2009

petung

Solusi Cepat Menutup Rapat
Reboisasi Hutan dengan Tanaman Bambu












• Rusaknya lingkungan hidup karena penggundulan hutan, dapat mengancam kelangsungan hidup manusia.
• Menurunnya debit mata air di pegunungan dan bahaya banjir dan longsor di waktu hujan
• Proses gurunisasi di pegunungan ( ingat : Mesir dulu daerah subur jaman mesopotamia ).
• Global warming yang santer dibicarakan dan dirasakan.

Apa Yang harus dilakukan????
Penghutanan kembali Kendala yang pernah terjadi
• Kurang/ tidak ada pendampingan secara kontinue sehingga setelah tanam tidak ada perawatan ( ceblok kangkung )
• Kualitas bibit sangat rendah, tidak standar pembibitan
• Budaya masyarakat yang hanya berorientasi pada satu tanaman (tembakau)
• Belum adanya penanganan secara komprehensif, masing-masing lembaga jalan sendiri-sendiri.

Mengapa Bambu ???
Manfaat ekologi
Bambu termasuk keluarga gramineae yang dapat tumbuh dengan baik di semua jenis tanah dan ketinggian ( 0 – 3000 mdpl )
Mampu menahan laju erosi dan berfungsi sebagai tallud alam
Kalau sudah hidup tidak mudah di matian sehingga aman dari penjarahan sekalipun dibakar tidak mati.

Manfaat social
Cara budidaya yang relatif mudah, tidak memerlukan keahlian khusus.
Dalam masyarakat tradisional sudah banyak digunakan
misal :
• bayi digunakan untuk potong pusar ( sekarang tidak lagi ),
• Dewasa banyak dipakai pada acara mantenan, untuk konstuksi rumah,
• sebagai gladag waktu pemakaman

Manfaat ekonomis
Pertumbuhan yang sangat cepat 3 – 5 tahun sudah membentuk rumpun, panen perdana tahun ke 8.
Dapat dipanen dalam segala usia Rebung, untuk sayur kaya vit E
Tanaman muda untuk anyaman dan handy craft, usia 5 tahun lebih untuk konstruksi bangunan,
Setiap bagian bamboo dapat dimanfaatkan :
• tanah bawah bamboo mengandung banyak microbia penyubur tanah dan tanaman, sebagai pupuk alami.
• Darah/ getah bamboo untuk zat pemacu tumbuh,
• Akar bamboo digunakan sebagai media tanaman pengganti pakis,
• Batang bambu untuk bangunan dan industri,
• Pucuk dan bagian kecil lain untuk bahan kertas dan textil,
• Daun sebagai mulsa alami dan posphat alam,
• Daun sebagai bahan minuman untuk stamina
• Arang bambu untuk penyerap racun dan obat

Kendala yang mungkin timbul
Kuatir mengayomi tanaman lain solusi dengan manajemen penanaman yang baik pertahankan satu rumpun hanya 25 batang.
Pasca panen dan purna jual solusi dengan pelatihan pengolahan
• Handi craft
• Bahan konstruksi bagunan

Nilai ekonomi per Ha
Kebutuhan bibit 625- 900 batang untuk mono kultur Biaya perawatan Rp 1500-3500/ bt umur 3 tahun Total biaya Rp 53.125.000 – Rp 70.125.000 Panen perdana : Rp 62.500.000 hanya dari batang produktif.

6 komentar:

  1. bambu petung tanam sekali tebang terus, susah dicuri, akarnya simpodial = dapat menyimpan dan menampung air nilai ekonominya tinggi
    harga 1 batang rata-rata mencapai 40 ribu, kuat utk konstruksi bangunan, bambu juga punya filosofi yang bagus.

    BalasHapus
  2. Tolong bagaimana cara membeli bibit bambu petung akan di tanam di Kutim Kaltim
    tks.

    Moh.Yamin

    BalasHapus
  3. "BENING" akan berikhtiar menerapkan program ini di sekitar Kabupaten Jember sampai berhasil. Insyaallah ... dan semoga Bung Yudha sekeluarga senantiasa mendapatkan berkah-Nya ... Amin ...

    BalasHapus
  4. pak, harga bibit bambu petung nya berapa? lokasi di mana?

    BalasHapus
  5. Assaalamualaikum.

    Mas Sudarmaji, saya minat dengan bibit bambu petung Anda. Tolong bisa dapet nomor kontak Anda.

    Bastian : 0812 1449 0345

    BalasHapus
  6. Yth pak Sudarmaji saya berminat beli bibit bambu betungnya,mohon hubungi saya jay 081341632058 terima kasih

    BalasHapus